Foto Kegiatan

FLS2N 2014 di Semarang Dalam Lensa

Berbeda dengan penyeleggaraan Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) sebelumnya. Perbedaan mencolok itu terdapat pada penghargaan khusus yang diberikan kepada peserta yang dinilai punya keberanian dalam memberikan pemaknaan ulang pada tradisi yang menjadi sumber garapannya.Seperti yang kita ketahui, belum semua daerah menerima sebuah perubahan itu dengan seporadis. Inilah tantangan terberat yang harus dilakukan oleh kreator dalam menciptakan dan pemaknaan ulang terhadap tradisi yang berkembang.Seni tradisi akan selalu tetap terjaga kelestariannya dan keberlangsungan, ketika para seniman tiada henti untuk memberikan tontonan-bermutu pada masyarakatnya. Tidak ada pilihan lain, mencintai seni tradisi adalah dengan mendandani tradisi itu sendiri, sehingga ia muncul dengan kebaru-baruan. Penghargaan khsusus itu diberikan pada Provinsi Nangroe Aceh Darussalam, Papua dan Kalimantan.

Logo kebanggaan FLS2N  di Marina Convention Centre (MCC) Semarang

Logo kebanggaan FLS2N di Marina Convention Centre (MCC) SemarangGedung Perdamaian tempat pelaksanaan lomba tari Berpasangan. Sayang gedung ini tak selalu padat pengunjung.

 

 

Gedung Perdamaian tempat pelaksanaan lomba tari Berpasangan. Sayang gedung ini tak selalu padat pengunjung.

Suasana Pembukaan FLS2N di Marina Convention Centre yang dihadiri ribuan pelajar Indonesia

Suasana Pembukaan FLS2N di Marina Convention Centre yang dihadiri ribuan pelajar Indonesia

Sultan dan Naufal yang merupakan utusan provinsi Kepri sesaat sebelum Final tari berpasangan

Sultan dan Naufal yang merupakan utusan provinsi Kepri sesaat sebelum Final tari berpasangan

Malam budaya nama kegiatannya. Acara cerdas ini berlangsung di Hall Hotel Horizon Semarang

Malam budaya nama kegiatannya. Acara cerdas ini berlangsung di Hall Hotel Horizon Semarang

Masih di acara malam budaya...

Masih di acara malam budaya…

Peserta Finalis dari kiri Babel, Riau dan Kepri...

Peserta Finalis dari kiri Babel, Riau dan Kepri…

Dengan peserta dari Papua. Ibu Tuti koreografer dari provinsi Sumatera Barat...

Dengan peserta dari Papua. Ibu Tuti koreografer dari provinsi Sumatera Barat…

Aku bangga dengan perkembangan dan keterbukaan peserta Papua tahun ini... mereka meraih penghargaan khusus

Aku bangga dengan perkembangan dan keterbukaan peserta Papua tahun ini… mereka meraih penghargaan khusus

Ketua Dewan Juri Tari Berpasangan Ibu Maria

Ketua Dewan Juri Tari Berpasangan Ibu Maria

Dari Kiri: Koreografer dari Babel Rasifral, DKI Fermi, Riau Mira dan Faisal dari Batam Kepri

Dari Kiri: Koreografer dari Babel Rasifral, DKI Fermi, Riau Mira dan Faisal dari Batam Kepri

Bersama dengan para juri usai pelaksanaan final dari 11 provinsi

Bersama dengan para juri usai pelaksanaan final dari 11 provinsi

dari kiri: Ibu Nungki, Maria dan Bu Nining....

dari kiri: Ibu Nungki, Maria dan Bu Nining….

karya kerajinan yang mana pada tahun ini adalah asesoris

karya kerajinan yang mana pada tahun ini adalah asesoris

Karya Poster dari salah satu peserta...

Karya Poster dari salah satu peserta…

poster lain dari karya yang dipajang

poster lain dari karya yang dipajang

masih di poster

masih di poster

peserta final dari 11 provinsi

peserta final dari 11 provinsi

Malam budaya nama acaranya. Kegiatan ini diadakan di Hotel Horizon, dimana peserta untuk tingkat SMA di Inapkan

Malam budaya nama acaranya. Kegiatan ini diadakan di Hotel Horizon, dimana peserta untuk tingkat SMA di Inapkan

penampilan salah satu dewan juri puisi ini memukau peserta FLS2N di Hall Horizon Hotel

penampilan salah satu dewan juri puisi ini memukau peserta FLS2N di Hall Horizon Hotel

wisata edukasi ke candi brobudur.

wisata edukasi ke candi brobudur.

About paisalamri71

Kawan seniman menyebut saya (sekarang) adalah SENIMAN GAGAL. Apa lacur?. Sebelum saya memutuskan hijrah (tahun 1998) ke Batam, memang nama saya sering menghiasi baliho, spanduk dan banner di acara pementasan koreografi baik sekala nasional sampai ke Internasional. Saya sangat menyadari potensi saya waktu itu. Tapi saya harus memilih. Batam adalah satu-satunya kota yang saya pilih sebagai lahan hidup saya. Sampai sekarang saya mengajar di SMA 4 Batam. Bagaimanapun jiwa seni yang melekat dengan saya tetap memberikan warna tersendiri. Dengan profesi baru ini semoga kawan saya tidak menyebut saya guru yang gagal.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Poster PSP 5 dan Kejuaraan Volly Ke-2 SMAN 4 BATAM

%d blogger menyukai ini: