Seni

Pedoman FLS2N Tingkat SD 2014

downloadKetentuan Pelaksanaan Lomba

A.      Lomba Menyanyi Tunggal

1.       Teknis Pelaksanaan: Lomba dilaksanakan dalam dua babak dengan penjelasan sebagai berikut:

a.       Babak Penyisihan

Lagu pilihan wajib dapat dipilih satu diantara 5 lagu dengan ketentuan nada dasar maksimal boleh dinaikan atau diturunkan satu tingkat dari nada dasar partitur lagu. Lagu pilihan wajib adalah:

1.       Tanah Tumpah Darahku (Ciptaan C. Simajuntak/syair Sanusi Pane)

2.       Himne Kemerdekaan (Ciptaan Ibu Sud/syair Wiratmo Soekito)

3.       Aindai Aku Punya Sayap (Ciptaan Titiek Puspa)

4.       Andai Aku Telah Dewasa (ciptaan Elfa Seciora dan vera syil)

5.       Cinta Untuk Mama (Ciptaan seli pontoh)

Lagu pilihan bebas adalah lagu daerah yang dipilih dan disiapkan oleh p[eserta sesuai dengan daerahnya masing-masing yang liriknya sesuai dengan usia peserta dengan ketentuan:

1.       Menggunakan bahasa daerah setempat

2.       Iringan music (minus one) minimal menggunakan 2 alat instrument etnis setempat

3.       Iringan music dalam format CD dengan resolusi tinggi

4.       Durasi lagu termasuk intro dan coda maksimal 5 menit

5.       CD audio, partitur lagu daerah berupa notasi (balok atau angka) dan lirik serta synopsis dan terjemahannya dalam bahasa Indonesia harus sudah diterima panitia tanggal 5 mei 2014

b.      Babak Final

·         Final diikuti oleh 12 finalis yang kemudian ditetapkan juara 1, 2 dan 3

·         Finalis menyanyikan lagu:

a.       Lagu wajib, “Hamba Menyanyi” Ciptaan Bing Slamet

b.      Satu lagu pilihan wajib yang belum dinyanyikan oleh finalis yang bersangkutan pada babak penyisihan, dengan ketentuan nada dasar maksimal boleh dinaikan dan dirturunkan satu tingkat dari nada dasar partitur lagu

c.       Satu lagu daerah sesuai dengan daerah, (boleh lagu yang sama atau berbeda dengan babak penyisihan)

2.       Iringan lagu

Peserta dalam babak penyisihan dan final menyanyikan lagu dengan diiringi piano, pegiring (pianis) dan piano disediakan oleh panitia

3.       Pakaian

Peserta dalam penyisihan maupun final mengenakan pakaian adat daerahnya masing masing

4.       Penilaian

Materi vocal, Teknik, Eskpresi/penjiwaan, Penampilan dan Kemampuan komunikasi dengan audiens.

B.      Lomba Pidato Bahasa Indonesia

1.       Teknis Pelaksanaan; kegiatan lomba pidato dilaksanakan dalam dua babak.

a.       Babak Penyisihan

Mencari 12 besar dari 34 peserta dengan ketentuan sebagai berikut:

1.       Peserta memilih salah satu topic dari 5 topik lomba pidato yang disediakan oleh panitia, dan dikirim kepada peserta pada 1 bulan sebelum pelaksanaan lomba

2.       Naskah pidato disampaikan kepada dewan juri/panitia sebelum pelaksanaan lomba dalam bentuk tulisan tangan rapi (tidak diketik)

3.       Lomba yang disampaikan boleh dengan membaca naskah

4.       Waktu yang disediakan dalam pidato maksimal 10 menit

5.       Topik pidato yang dapat dipilih adalah:

a.       Kejujuran adalah segalanya

b.      Kehidupan tradisi di kota/desa saya

c.       Bahasa menunjukan bangsa

d.      Kesetiakawanan menghadapi bencana

e.      Disiplin dimulai dari diri sendiri

2.       Babak Final

Final diikuti oleh 12 yang kemudian menetapkan juara 1, 2 dan 3 dengan ketentuan

1.       Topik untuk final akan ditentukan setelah pengumuman finalis

2.       Finalis wajib membawakan salah satu topic dari 4 topik yang tersedia

3.       Peserta diberi waktu 1 malam menjelang pelaksanaan lomba untuk emnyusun kerangka pidato

4.       Pidato ditulis tangan dan diserahkan ke panitia sebelum pelaksanaan pidato

5.       Pidato disampaikan tanpa membaca naskah tetapi boleh membawa kerangka pidato yang telah disiapkan

6.        Waktu yang disediakan 10 – 15 menit

3.       Kriteria penilaian

1.       Penguasaan Bahasa (struktur kalimat, ketapatan lapal, tekanan kata, intonasi kalimat dan pilihan kata)

2.       Penampilan (gaya, ekspresi gerak dan mimic)

3.       Sistimatika (penalaran dan keruntunan)

4.       Kesesuaian topic da nisi

5.       Keaslian

C.      Lomba Membuat Gambar Bercerita

1.       Teknis pelaksanaan

Gambar bercerita adalah gambar yang memiliki narasi yang tujuannya menceritakan sesuatu melalui gambar tanpa tulisan, jadi gambar tersebut merupakan bahasa gambar.

Lomba gambar bercerita dilakukan dalam 2 sesi yang dilaksanakan dalam 2 hari sebagai berikut:

a.       Hari pertama

1.       Peserta memilih tema dan cerita yang disediakan oleh panitia

2.       Karya berupa gambar yang dapat menceritakan tema yang dipilih

3.       Peserta menggunakan alat gambar pensil 2B dan 3B yang disediakan oleh panitia

b.      Hari kedua

1.       Tema dan cerita yang dipilih: akan ditentukan kemudian pada saat pelaksanaan (untuk menjaring kreativitas dan originalitas karya yang dimuat)

2.       Karya berupa gambar berwarna yang dapat menceritakan tema yang ditentukan

3.       Peserta menggunakan salah satu atau semua alat gambar berwarna yang disediakan panitia

2.       Topik gambar bercerita

Kegiatan lomba membuat gambar bercerita memilih salah satu dari 3 topik yaitu:

Tema Utama: mencintai cerita rakyat nusantara memupuk budi pekerti dan karakter bangsa.

Sub Tema:

a.       Legenda nusantara         b. Cerita Rakyat nusantara           c. Fabel Nusantara

3.       Bahan dan alat

Peserta hanya diperbolehkan menggunakan alat gambar yang disediakan panitia berupa:

a.       Kertas khusus gambar ukuran 40 cm x 50 cm

b.      Krayon

c.       Pensil warna (water colour pencil)

d.      Spidol

e.      Pensil 2B dan 3B

f.        Penghapus dan peraut pensil

4.       Kriteria penilaian

a.       Aspek edukasi

Gambar da nisi cerita sesuai dengan norma kesusilaan yang tidak bertentangan dengan unsur PARAS (pornografi, agama, ras antar golongan dan suku)

b.      Aspek cerita

Mencakup :

1. Kehidupan atau dunia anak-anak (siswa sekolah dasar)

2. Sederhana dan komunikatif

3. Kesesuaian gambar dengan narasi cerita

4. Kesesuain topic dengan isi cerita

c.       Aspek gambar mencakup kreativitas:

1. Keaslian           2. Kelancaran ide              3. Keluasan ekspresi dan keberanian

4. penguasaan media yang dipilih

5. Kekayaan rupa/keragaman objek yang digambarkan

D.      Lomba Seni tari kreasi baru

1.       Ketentuan

a.       Tari berakar dari budaya bangsa Indonesia

b.      Menyerahkan synopsis

c.       Durasi penampilan 5 – 7 menit

d.      Penari berjumlah 5 orang

e.      Setiap kelompok boleh laki-laki atau perempauan atau boleh juga campuran

f.        Musik menggunakan CD atau live music

g.       Tidak dibenarkan menggunakan property benda tajam

2.       Tema tarian

Mengangkat kekhasan atau keunikan daerah setempat, cinta alam lingkungan serta mengandung nilai-nilai kepedulian social

3.       Aspek penilaian

a.       Wiraga (teknik menari)

b.      Wirama (penghayatan gerak dan music)

c.       Wirasa (penghayatan, penjiwaan dan ekspresi terhadap tema yang disampaikan)

d.      Penampilan (kesrasian, antara tari, music, kostum dan tata rias)

e.      Kreativitas dan kesesuain dengan kehidupan dunia anak

f.        Memuat dan mengekspresikan nilai-nilai krakater [positif

g.       Unsur inovasi (bersumber pada tema)

4.       Teknis pelaksanaan

Kegiatan lomba seni tari dilaksanakan dalam 2 babak sebagai berikut:

a.       Babak penyisihan

1.       Peserta menampilkan satu tarian yang telah disipakan

2.       Peserta tampil pada babak penyisihan sesuai dengan nomor urut

3.       Sinopsis disampaikan kepanitia saat teknikal meting

b.      Babak Final

Pada babak final akan diikuti oleh 12 finalis, yang kemudian akan ditetapkan sebagai juara 1, 2 dan 3 dengan ketentuan sebagai berikut:

1.       Peserta wajib menampilkan tarian yang berbeda dengan babak penyisihan

2.       Urutan penampilan peserta yang masuk final akan diundi kembali setelah pengumuman 12 besar

c.       Orientasi panggung

1.       Orientasi panggung digunakan untuk bloking dan teknis keluar masuk panggung

2.       Orientasi panggung dilakukan sebelum pementasan baik di penyisihan maupun di final

3.       Masing-masing peserta disediakan waktu 10 menit untuk oreintasi panggung menurut urutan

4.       Jika ada keterlambatan maka akan diberikan kesempatan setelah selesai seluruh peserta lain

E.       Lomba Kriya Anyam

a.       Teknis pelaksanaan

Kriya merupakan ekspresi ungkap seni dalam berkarya yg dibuat dalam jumlah terbatas, maneonjolkan teknik keterampilan, metoda kerja, hasil yang lebih mengutamakan segi keunikan.

1.       Peserta wajib menghasilkan 2 karya yang dilombakan dan dipamerkan

2.       Konsep (terdiri dari gambar, disain dan peralatan serta cara membuat atau proses kerja)

3.       Membawa material yang siap anyam (contoh; rotan fitrit atau core, bamboo membawakan iratan siap anyam, mansiang dan membawa yang sudah diwarna)

b.      Bentuk kriya anyam

Memiliki nilai fungsi dan nilai estetika.

Ukuran maksimum:

Panjang: 20 cm

Lebar: 30 cm

Tinggi: 40 cm

c.       Bahan dan perlengkapan

1.       Bahan dasar yang digunakan adalah bahan alam yang mudah diperoleh dilingkungan sekitar, seperti: bambu, kayu, rotan, pelepah pisang, kulit, akar-akaran, tali ijuk, eceng gondok, pandan, batang padi dan lain lain yang siap anyam

2.       Perlengkapan/peralatan dan bahan dibawa sendiri sesuai kebutuhan. Bahan yang digunakan bukan dalam bentuk bahan dasar

3.       Alat yang digunakan dalam pembuatan boleh alat manual atau seni mesin (elektrik)

4.       Karya boleh diwarnai dengan bahan sintetis atau campuran

d.      Tema

“Mencintai budaya nusantara sebagai landasan berinovasi dalam kriya anyam”

e.      Teknik pelaksanaan

1.       Peserta membawa hasil karya yang sudah dilombakan diwilayah masing-masing yang kemudian memamerkan ditempat yang sudah disiapkan

2.       Lomba 1: peserta membuat ulang karyanya dengan waktu sesuai jadwal yang telah ditentukan (maksimal 8 jam)

3.       Peserta menjelaskan dan memprgakan cara pembuatan dengan membawa karya yang telah dibuatnya dengan karya yang dibawa dari masing-masing daerah

4.       Lomba 2: peserta membuat satu produk yang memiliki nilai fungsional dan estetika dengan tema yang ditentukan kemudian (missal: membuat kontak pendil dengan ukuran kurang lebih 20 x 20 x 10 cm atau membuat produk lainnya)

f.        Aspek penilaian :Kreativitas, 2. Materi, 3. Teknik, 4. Visual dan 5. Fungsi/kegunaan

F.       Lomba Pantomim

1.       Ketentuan

a.       Materi pantomime berakar pada budaya bangsa Indonesia dan tidak menyinggung PARAS (pornografi, agama, antargolongan dan suku)

b.      Menyerahkan synopsis

c.       Durasi penampilan maksimal 5 menit di penyisihan, dan maksimal 10 menit untuk babak final

d.      Satu grup terdiri dari 2 orang

e.      Peserta boleh laki-laki atau perempuan

f.        Musik menggunakan flash disc /CD dalam format MP3

g.       Tidak diperbolehkan menggunakan property

2.       Tema

a.       Cinta kasih (keluarga, teman, ciptaan tuhan, dan Negara)

b.      Budaya (menjaga kebersihan, gotong royong, saling menghormati, disiplin)

c.       Social (menolong sesame)

d.      Seni budaya (cerita, legenda daerah,  tradisi)

3.       Unsur Penilaian

a.       Konsep (ide dan gagasan)

b.      Gerak (teknik, harmonisasi)

c.       Ekspresi (imajinasi dan mimic wajah)

d.      Penampilan (make up dan kostum)

e.      Kekompakan (kreativitas)

Lomba Pantomim dilaksanakan dalam 2 babak sebagai berikut:

1.       Babak penyisihan

2.       Babak final

Babak final diikuti oleh 12 finalis dengan ketentuan sebagai berikut:

a.       Finalis wajib menampilkan pantomime dengan judul dan cerita yang ditentukan oleh panitia

b.      Finalis wajib menggunakan pakaian adat daerah masing masing

Musik dalam bentuk flash disc/CD format MP3

About paisalamri71

Kawan seniman menyebut saya (sekarang) adalah SENIMAN GAGAL. Apa lacur?. Sebelum saya memutuskan hijrah (tahun 1998) ke Batam, memang nama saya sering menghiasi baliho, spanduk dan banner di acara pementasan koreografi baik sekala nasional sampai ke Internasional. Saya sangat menyadari potensi saya waktu itu. Tapi saya harus memilih. Batam adalah satu-satunya kota yang saya pilih sebagai lahan hidup saya. Sampai sekarang saya mengajar di SMA 4 Batam. Bagaimanapun jiwa seni yang melekat dengan saya tetap memberikan warna tersendiri. Dengan profesi baru ini semoga kawan saya tidak menyebut saya guru yang gagal.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Poster PSP 5 dan Kejuaraan Volly Ke-2 SMAN 4 BATAM

%d blogger menyukai ini: