Pendidikan

Lagu Indonesia Raya di Sekolah Sains Muar Malaysia

BENDERA KU

“Gila bro, mataku berair, suara-ku tak keluar, kerongkongan-ku kering dan perih, dadaku sesak” kata devan saat itu. “Sama, Van. Lihat nih, mataku bukan berair lagi, tapi udah meleleh di pipiku, sambung kawan satunya lagi. Mereka berempat saling pandang, suara mereka serak satu sama lainnya.  “Kalau aku merinding habis, namun suaraku tetap lantang dan tegas mengumandangkan lagu dengan hidmat sampai akhir.

Sementara teman satunya lagi tersipu dan sedikit malu-malu sambil menyeka air matanya dengan jari-jemarinya. Tak satupun kalimat yang keluar dari mulutnya. Mereka benar-benar larut ketika itu. “Sumpah !!!, baru kali ini aku menyanyikan lagu Indonesia Raya itu dengan hidmat”, kata devan lagi. “Betul !!!, aku juga !!!, kata 2 teman lainnya serentak.

Lama mereka terdiam. Ikhsan yang tadinya diam akhirnya memecah kesunyian itu. “Aku tak habis pikir, entah kemana rasa nasionalisme kita  selama ini. Sekarang, kita kelas XI SMK bro, siapa yang bisa tebak, sudah berapa kali kita menyanyikan lagu yang diciptakan oleh WR. Supratman itu. Kenapa halaman sekolah yang tiap hari Senin tempat menyanyikan lagu itu membuat kita mati rasa. Lagu Indonesia Raya yang sarat makna itu menjadi ringan kita nyanyikan. Siapa yang bisa menjelaskan, kenapa kita di negara kita sendiri tidak pernah bangga menjadi orang Indonesia. Apakah persoalan sosial dan politik di tanah air telah membuat kita tidak punya kesempatan untuk memiliki kebanggan itu. Tapi di sini (Malaysia), saya dan kita semua saat ini punya kesempatan dan merasakan sebegini bangganya menjadi orang Indonesia”.”Ini benar-benar gila…!!!, dimana ya, salahnya perasaan kita”, tutup Ikhsan dengan mimik serius.

Dialog empat pelajar Indonesia ini terjadi sebulan yang lalu dalam rangkaian acara penutupan kegiatan Samura International Cultural Science And Educational Festival (SICSEF) bertempat di Sekolah Menengah Sains Muar Johor Malaysia. Lagu kebangsaan Indonesia Raya saat itu berkumandang di urutan ke 4 setelah lagu kebangsaan Hongkong, Brunei, Thailand dan ditutup lagu kebangsaan Malaysia. Ide cerdas panitia ini benar-benar bernas.

Gedung berkapasitas 500 tempat duduk saat itu penuh sesak. Tidak ada yang istimewa, dekorasipun dibuat sederhana. Untunglah kain panil berukuran 1,5 x 4 meter dipajang sebagai backdrop di atas panggung. Selain nama kegiatan, pada backdrop terlihat dengan jelas bendera dari beberapa negara yang mengikuti kegiatan ini. Komposisinya pas, 5 bendera dengan pernik dan gambar lainnya tersusun secara apik. Di wing kiri dan kanan panggung beberapa anak muda bergerak dengan cepat, agaknya mereka ini selain dari kru panggung, mereka juga sebagai pemain atau pengisi acara. Ada kesan, keinginan besar untuk memberikan yang terbaik di tengah kesederhanaan itu benar-benar mereka lakukan. Kegiatan bersekala Internasional kali ketiga yang dibiayai oleh sekolah dan kerajaan Malaysia ini diikuti oleh pelajar dari Hongkong, Indonesia, Thailand, Brunei dan Malaysia.

Kegiatan yang ditaja oleh SAMURA ini patut diacungin jempol. Kegiatan yang jauh dari kemerlapan ini berjalan sederhana, akan tetapi sarat makna. Dari kegiatan ini juga bisa diambil kesimpulan, keindahan itu tercipta tidak hanya dari kemewahan, akan tetapi juga didapat dari kesederhanaan. Kesederhanaan yang mereka ciptakan juga berimbas pada para peserta bisa lebih dekat, dan saling bertukar informasi.

Lengkapnya, SICSEF kali ini mengusung cabang lomba; 1. Zapin Workshop and Competition, 2. Accapella Nasyid Competition, 3. Chess Competition, 4. Tennis Tournament, 5. Male Basketball Tournament, 6. Public Speaking Competition, 7. Mathematics and Science Quiz,  8. High Order Thinking Skills in English Workshop , 9. Malay Language Elocution Contest dan 10. Quran Recitnig Competition

Tahniah di ucapkan kepada Bapak H. Samian Bin Sawiyo selaku kepala sekolah Sains Muar Malaysia, majelis guru serta para pelajar SAMURA yang santun. Saya kira para tamu (peserta) yang hadir ketika itu cukup puas dengan kesederhanaan yang kalian buat. Khusus pada materi workshop Zapin dikarenakan singkatnya waktu, alternatif lain barangkali suguhan budaya (Tari) dari  negara masing-masing peserta, diyakini dengan persiapan yang matang akan mampu memberikan warna dan kemeriahan tersendiri pada SICSEF mendatang.

Kegiatan ini memberikan isyarat pada kita semua, bukan perolehan medali dan Ringgit satu-satunya tujuan yang diutamakan, melainkan yang tidak kalah pentingnya terciptanya kebersamaan, indahnya berbagi informasi, belajar menghargai satu sama lain. Karena dengan pemahaman dan kebersamaan ini, kedamaian itu akan tercipta dalam diri. Akhir kata, tidak berlebihan kiranya, bila sanjungan dan ucapan terima kasih juga didapatkan oleh PT. Faninta Wisata Travel, karena telah membawa rombongan pelajar Indonesia dengan penuh pengertian dan kepala sejuk.

Hari ini 17 Agustus, lagu Indonesia Raya itu berkumandang lagi di halaman sekolah mereka, dan di seantero negeri, akankah ada cerita jilid dua dari mereka berempat?….

About paisalamri71

Kawan seniman menyebut saya (sekarang) adalah SENIMAN GAGAL. Apa lacur?. Sebelum saya memutuskan hijrah (tahun 1998) ke Batam, memang nama saya sering menghiasi baliho, spanduk dan banner di acara pementasan koreografi baik sekala nasional sampai ke Internasional. Saya sangat menyadari potensi saya waktu itu. Tapi saya harus memilih. Batam adalah satu-satunya kota yang saya pilih sebagai lahan hidup saya. Sampai sekarang saya mengajar di SMA 4 Batam. Bagaimanapun jiwa seni yang melekat dengan saya tetap memberikan warna tersendiri. Dengan profesi baru ini semoga kawan saya tidak menyebut saya guru yang gagal.

Diskusi

One thought on “Lagu Indonesia Raya di Sekolah Sains Muar Malaysia

  1. Excellent way of telling, and pleasant article to take information about my presentation subject, which i am going to present in school.

    Posted by discount sizegenetics | April 1, 2015, 6:01 pm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Poster PSP 5 dan Kejuaraan Volly Ke-2 SMAN 4 BATAM

%d blogger menyukai ini: