Politik

Pak SBY, Berikan Panggung Sepenuhnya Pada Anas….

ANAS MONAS

Anas Urbaningrum itu sekarang di atas angin. Apa lacur?, setelah ia memberhentikan dirinya sendiri sebagai ketua umum partai Demokrat, rumahnya banyak di kunjungi oleh tokoh-tokoh (hebat) Negeri ini. Dilihat dari orang yang datang itupun beragam, mulai dari kerabat sampai pada orang berpengaruh di negeri ini.  Pertanyaannya, untuk apa para tokoh itu datang?. Kalau kedatangan para penggawa bangsa itu memberikan spirit, simpati dan menghibur orang yang lagi dirundung masalah, ini dibenarkan oleh agama manapun kiranya. Akan tetapi, ketika kedatangan mereka memberikan suport untuk memberikan perlawanan dan bersama-sama menentang status baru yang baru saja melekat di pundak  Anas, adalah sebuah kesalahan dan sejarah yang sulit untuk dimaafkan. Kita harus mengatakan dan mengingatkan kepada para orang hebat itu untuk mengajari kita ke jalan yang benar, memberikan pemahaman bahwa ranah hukum dan ranah politik itu dua hal yang berbeda.

Semenjak Anas dinyatakan tersangka oleh KPK, para loyalisnya yang tadinya diprediksi banyak dari DPD dan DPC terbantahkan. Paling tidak, hal ini terbukti dengan tidak adanya kader yang mempertaruhkan nyawanya demi Anas, seperti yang dinyatakan oleh Tridianto ketua DPC Cilacap. Tapi paling tidak Tridianto patut diacungin jempol karena ia berani bersikap. Tidak seperti kader demokrat DKI Jakarta, yang tadinya berkoar-koar membela Anas sebelum ditetapkan sebagai tersangka, sekarang mengambil langkah abu-abu. Suaranya nyaris tak terdengar lagi.  Politik terkadang memang mengajarkan hal yang diluar manusiawi. Di mulut berkata A, di hati berkata B. Namun disitulah bermainnya kecerdikan  seseorang, prretttt……!!!.

Nyanyian Anas, makin lama semakin merdu saja. Banyak orang menunggu lantunan suaranya. Dan iapun semakin pede, seseorang yang bernama Anas Urbaningrum yang dikenal sebagai orang yang santun dan cerdas itu akhirnya mulai menampakan wujud aslinya. Nyanyian-nya telah mengabarkan pada anak bangsa ini bahwa dia itu menyimpan banyak misteri. Satu persatu mulai dibukanya. Aksinya ini telah membuat  petinggi partai berlambang mercy itu ketar ketir. Di sisi lain, tidak sedikit pula anak bangsa ini mendesak pada Anas untuk segera menyanyikan tembang kematian itu secara utuh. Tapi harus diingat pula, ribuan orang ikut mencibir dengan aksi yang dimainkan oleh Anas.

Sebagai anak bangsa yang tidak mengerti apa-apa tentang hukum dan politik ini, saya hanya mau berpesan dan berharap pada Bapak Presiden untuk tidak larut dalam masalah ini. Bapak SBY harus tetap fokus mengurusi bangsa besar ini. Sebenar apapun yang Bapak katakan, akan membuat Bapak berada di posisi yang sulit. Bapak jangan larut melayani tudingan Anas. Biarkan saja Anas tampil dengan tembang-tembangnya. Satu hal yang harus Bapak ingat bahwa, Rakyat sekarang sudah cerdas, bahkan pemikiran mereka tidak jarang jauh lebih cerdas dari kebanyakan pengamat. Hanya saja rakyat jelata tidak punya media.

Kepada Anas, kita berikan panggung sebebas bebasnya untuk mengekpresikan dirinya. Karena dalam waktu yang tidak terlalu lama KPK akan memasukan anda ke bui. Keajaiban KPK selama ini, sekali tersangka maka endingnya adalah PENJARA.

Kepada para tokoh, orang cerdas, sisakan energi kalian untuk memberikan laluan kepada KPK untuk bisa bekerja dengan baik. Kepada KPK kita berharap dan berdoa, untuk tetap eksis dengan tugasnya. Harus diakui di tengah kekurangannya, namun masyarakat masih menyimpan harapan besar pada KPK untuk bisa menuntaskan kasus besar. Sekali lagi Pak SBY, Bapak jangan ikut-ikutan latah dengan panggung ini. Maaf pak, terima kasih.

About paisalamri71

Kawan seniman menyebut saya (sekarang) adalah SENIMAN GAGAL. Apa lacur?. Sebelum saya memutuskan hijrah (tahun 1998) ke Batam, memang nama saya sering menghiasi baliho, spanduk dan banner di acara pementasan koreografi baik sekala nasional sampai ke Internasional. Saya sangat menyadari potensi saya waktu itu. Tapi saya harus memilih. Batam adalah satu-satunya kota yang saya pilih sebagai lahan hidup saya. Sampai sekarang saya mengajar di SMA 4 Batam. Bagaimanapun jiwa seni yang melekat dengan saya tetap memberikan warna tersendiri. Dengan profesi baru ini semoga kawan saya tidak menyebut saya guru yang gagal.

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Poster PSP 5 dan Kejuaraan Volly Ke-2 SMAN 4 BATAM

%d blogger menyukai ini: